Flow Meter indonesia 1

sales@wmablog.com 1

Flow Meter Wiratama

sales@wmablog.com

Flow Meter Liquid

sales@wmablog.com

Flow Calibration

sales@wmablog.com

Kind Of Flow Meters

sales@wmablog.com

Flow Meters Works

sales@wmablog.com

www.flowliquid.com

sales@wmablog.com

Flow Meters Stock

sales@wmablog.com

Flow Meters Stock

sales@wmablog.com

Flow Meters Indonesia

sales@wmablog.com

Flowmasonic

sales@wmablog.com

Flowmasonic

sales@wmablog.com

Flowmeter Air Baku pdam

Flow meter air baku pdam adalah flow meter yang digunakan untuk mengukur debit air dan total volume air baku yang akan di proses guna menghasilkan kwalitas air sesuai standart pdam. Air baku pdam bisanya dimabil dari sungai, bendungan, waduk atau sumur bor dan untuk daerah tertentu mungkin mengambil dari air laut yang di proses menjadi air tawar.
Untuk air baku dam pengambilanya ada yang menggunakan pompa biasanya diambil dari sumur atau sungai, namun untuk daerah sumber mata air dari pegunungan biasanya aliran air didasarkan pada sistem gravitasi baik mengalir pada pipa maupun mengalir pada parit denagn sitem open channel.

 
Untuk pengambilan air baku dengan menggunakan pompa sebenarnya flow meter air baku pdam harus bisa berfungsi untuk proteksi pompa karenena kerusakan akibat  aliran air dalam pipa intake tidak normal. Ketidak normalan aliran air baku dalam pipa imtake ini bisa menyebabkan kerusakan pompa,  yaitu karena aliran air terlalu kecil atau kosong, yang disebabkan sumber air yang kurang atau karena pipa intake tersumbat pada pompa atau filter. Tersumbatnya aliran intake pada sumber air baku bisa menyebakan seal pompa rusak , impeller rusak atau motor electric over heating dan terbakar.
Flowmeter air baku untuk pdam yang sebaiknya di gunakan adalah jenis flow meter yang tidak mempunyai bagian yang berputar didalam flow sensor atau tidak ada sensor atau komponan lain didalam flow meter yang bisa menyebakan aliran air terhambat, karena adanya kotoran atau partikel solid pada air baku walaupun sudah dipasang filter.
 
Jenis flow meter air baku pdam ini sebaiknya menggunakan jenis flow meter magnetic, atau flow meter electromagnetic dan flow meter ultrasonic. Dua jenis flow meter ini mempunyai kelebihan dan kekurangan masing masing disesuaiakn dengan aplikasi kondisi di lapangan. Untuk kita yang menginginkan akurasi yang lebih tinggi, yaitu pada kisaran 0.5% sebaiknya menggunakan flow meter magnetic jenis inline magnetic flow meter. Namun demikian jika kita masih mentolerir akurasi hingga 1% – 2% kita bisa menggunakan ultrasonic flow meterbaik yang jenis inline maupun yang insertioan dan jenis yang clamp on ultrasonic flow meter.

Electromagnetic Flow meter


Flow meter magnetic
 mempunyai akurasi yang cukup baik yaitu 0.5% atau bisa lebih baik untuk jenis inline dan 1=2% untuk jenis insertion. Sedangkan dari fungsi pengukuran karena tidak ada bagian sensor yang berputar sangat cocok sekali bagi mereka yang tidak menghendaki pressure drop yang berlebihan akibat pemasangan flow meter. Karena posisi sensor atau electrode dipasang pada dinding flow tube bagian dalam pipa yang dilindungi oleh liner. Karena itu flowmeter ini cock digunakan untuk liquid yang kotor, mengandung sampah, mengandung partikel solid bahkan cocok juga untuk cairan lumpur atau adukan semen dan bubur kertas serta cairan lainnya.

Selama cairan yang diukur mempunyai konduktifitas diatas 20 micro siemens, flow meter magnetic cocok digunakan. Bahkan bisa di gunakan untuk cairan yang mempunyai karakteristik ekstrem, seperti temperatur cairan hingga 160 degre celcius, memiliki keasaman yang ekstrim serta corosif serta abrasive seperti air laut hingga cairan kimia. Begitu juga untuk cairan yang menuntut kelas food grade, magnetic flow meter juga tersedia dengan bahan material klas food grade, seperti stainless steel SUS316 dan Teflon serta ceramic.
Untuk lebih tepatnya ukuran atau size dari flow meter magnetic ini mengacu pada kapasitas pompa atau besarnya aliran dari fluida dalam pipa. Hal ini untuk menjaga keakurasian flow meter dan sekaligus guna meningkatkan efektifasnya. Karena pemilihan flow meter dengan size berlebihan menyebabkan biaya yang tinggi.
Ada dua bagian dari  flow meter magnetic yang utama yaitu magnetic flow sensor dan magnetic flow transmitter atau converter.

1. Magnetic Flow Sensor

Untuk Magnetic flow sensor terdapat komponan berupa flow tube, electrode, coil cover dan connection baik berupa flange maupun ulir.
ac176-electromagnetic2bflow2bmeterPemilihan jenis material dari magnetic flow sensor harus di sesuiakan dengan spesifikasi cairan dan koneksi installasi. Untuk bahan electrode bisa menggunakan yang paling standart yaitu SUS316L, Titanium, hast alloy, tantalum, platinum dan lainya. Jenis material electrode ini sangat penting karena kesalahan pemilihan jenis material electrode berakibat live time flow meter menjadi pendek.
Misalnya jika cairan yang di ukur sangat abrasive karena mengandung logam dan pasir, mungkin material electrode magnetic flowmeter dari bahan sus316L tidak cocok, karena akan cepat rusak terkena abrasi. Begitu juga untuk cairan kimia seperti mengandung sulfat sangat pekat dengan konsentrasi diatas 70% mungkin sebaiknya menggunakan material tantalum yang sangat terkenal tahan terhadap asam.
Komponen kedua dari magnetic flow sensor adalah liner, bahan material liner bisa berupa rubber, teflon, PTFE, polyurethan dan juga ada yang menggunakan cramic. Pemilihan jenis material liner ini didasarkan pada temperature cairan, maksimal pressure dan tingkat keabrasivean cairan serta untuk jenis cairan yang pada proses makanan, minuman dan obat obatan hendaknya di pilih jenis linet yang punya kelas food grade. Dan untuk material yang perlu tahan panas hingga temperature 160 derajat selsius sebaiknya mengunakan material teflone atau lainya dan begitu seterusnya. Kunci utama dari pemilihan material adalah karakteristik serta spesifikasi cairan dan juga kondisi pemipaan dilapangan.

2. Magnetic Flow Transmitter ( Converter )

Bagian kedua dari Flowmeter electromagnetic adalah flow transmitter yang mempunya fungsi menerjemahkan signal dari elctrode kedalam hitungan kecepatan dan lainya yang bisa ditampilkan berupa angka ke display serta memberikan ouput lainya. Magnetic flow trasnmitter ini biasanya hanya terbagi dalam bentuk menyatu dengan sensor atau terpisah, yang istilah dilapangan aadlah compact/integral atau remote/split.
Dari magnetic flow tranmitter ini flow meter mampu membaca dan mendeteksi kecepatan aliran atau velocity,  dengan satuan unit jarak per waktu, debit aiar atau kapasitas yang sering disebut dengan flow rate dengan satuan unit volume perwaktu serta bisa membaca volume cairan yang melewati cairan pada waktu tertentu dengan satuan unit volumetric.
Flow meter air jenis electromagnetic ini biasanya dioperasikan dengan power AC dari 90 VAc hingga 240 VAc, power DC dari 12 VDc hingga 36 VDc atau tersedia juga dengan penggunaan Battery yang mampu bertahan hinggga 2 tahun – 5 tahun. Begitu juga output bukan saja pembacaan di display tapi juga bisa memberikan analog output 4 – 20 mA, Pulse, alarem dan comunication RS485. Jadi cukup lengkap bagi kita yang menginginkan hasil pengukuran flow sensor jika di hubungkan ke control, komunikasi ke komputer atau remote sitem seperti keGPRS atau sistem internet.
Berdasarkan cara installasinya Electromagnetic flow meter atau flow meter magnetic untuk air baku pdam ini mempunyai 2 jenis yaitu :

1. In Line Magnetic Flow meter

Flow meter air baku jenis inline magnetic flow meter ini mempunyai akurasi yang cukup bagus serta cukup stabil. Seangkan karakteristik lainya hampir sama dan Magnetic flow meter ini terdiri dari 2 bagian yaitu magnetic flow sesnor dan magnetic flow transmitter. Yang perlu diperhatikan adalah jenis material flow magnetic sensor yang terdapat 4 bagian yaitu electrode magnetic, Linner flow sesnor , casing dan connection flow sensor.
Untuk jenis inline magnetic flow meter cara installasinya dengan melakukan pemotongan pipa yang kemudian di beri koneksi baik dengan cara memasang flange atau memasang ulir/drat.

2. Insertion Magnetic Flow meter

Untuk Model dan type magnetic flow meter lihat di : product magnetic flow meter

Ultrasonic Flow meter

Ultrasonic flow meter adalah flow meter yang dalam pengukurannya berdasarkan pada velocity dari fluid baik liquid maupun gas dengan menggunakan prisip kerja dari ultrasound.
Ultrasonic flow meter (UFM) merupakan meter jenis inferensial (mengukur secara tidak langsung) yang menentukan kecepatan alir cairan (liquid flow rate) dengan mengukur waktu transit pulsa suara frekuensi tinggi (high-frequency sound pulses) yang melintasi pipa aliran.
Ultrasonic transit time flow meter menggunakan transduser akustik (acustic transducer) yang dapat mengirim dan menerima pulsa akustik frekwensi tinggi. Transduser akustik ditempatkan pada kedua sisi pipa sedemikian hingga pulsa akustik bergerak melintasi pipa dalam arah diagonal.
Ultrasonic flow meter cukup luas penggunaanya yaitu untuk fluid maupun untuk Gas.Ultrasonic flow meter yang digunakan untuk fluid mempunyai range aplikasi yang luas dimana bisa dipakai untuk matrial pipa dari bahan carbon steel, Stainless steel, PVC dan hingga pipa yang diberi lapisan seperti lapisan aspal, cement atau lainnya.
Begitu juga untuk pemakaian pada  temperature dan pressure yang tinggi, flow meter ultrasonic ini cenderung lebih stabil. Sedangkan untuk aplikasi pada bahan liquid yang mungkin corosive karena terlalu asam atau basa maupun untuk kwalitas liquid yang jelek karena kotor   mengandung serat produksi seperti di tekstil atau di industri pulp  ataupun banyak mengandung bahan solid maka bisa dikatakan ultrasonic flow meter ini mempunyai kecocokan dari segi akurasi dan ketahanan atau life time ultrasonic akan cukup lama karena tidak adana bahan yang tecontact langsung dengan liquid khususnya untuk jenis clamp on ultrasonic flow meter..
Ultrasonic Flow meter untuk air baku pdam ini mempunyai 3  jenis berdasarkan cara installasinya :

1. Inline Ultrasonic flow meter

Ultrasonic Flow meter yang banyak beredar digunakan di dunia industri selama ini lebih banyak menggunakan jenis flowmeter yang cara installasinya menggunakan sistem clamp on yaitu instalasi yang tidak perlu memotong pipa maupun melubangi pipa. Karena itu anggapan sebagaian besar para enginner jika di sodorkan ultrasonic flow meter selalu di indentikan clamp on flow meter. Padahal ultrasonic flow meter ini merupakan satu satunya flow meter yang mempunyai karakteristik dalam melakukan installai tidak perlu dilakukan dengan mengehentikan aliran dalam pipa terlalu lama dan diidentikan tanpa harus menutup valve atau mematikan pompa.
Padahal Ultrasonic flow meter ada juga yang menggunakan sitem installasinya harus mematikan pompa atau menutup valve dan melakukan peotongan pipa. Jenis ultrasonic flow meter yang instalasinya harus melakukan pemotongan pipaa dan di lanjutkan dengan memasang flange atau membuat ulir dinamakan dengan istilah InLine ultrasonic flow meter seperti pada gambar dibawah ini.
d64c3-sl1438b-4  20170607_162227

 Info lebih lanjut product In line ultrasonic flowmeter silahkan click

2. Insertion Ultrasonic Flow Meter

3. Clamp On Ultrasonic Flow Meter

Flowmeter ultrasonic merupakan tipe flow meter yang cara kerjanya mengukur kecepatan aliran fluida dengan menggunakan ultrasound sehingga dengan perhitungan volume yang mengalir bisa terbaca di transmitter ultrasonic.
Dengan menggunakan sensor ultrasonik atau sering disebut transducer ultrasonic flowmeter dapat mengukur kecepatan rata dari aliran fluida dalam pipa dengan cara mengukur rata rata perbedaan waktu antara waktu pengiriman signal dan penerimaan signal dengan arah aliran.
Clamp on ultrasonic flowmeter ini cara instalasi dan cara kerjanya hampir sama dengan portable ultrasonic flow meter. Yang membedakan adalah flow meter ini menggunkan power yang fix dan flow meter ini biasanya digunakan untuk operasional yang lama dan digunakan untuk membaca dan dapt juga menyimpan hasil pembacaan flow dalam pipa.
Sebagaimana umumnya flow meter clamp on ultrasonic mempunyai output analag 4-20 mA, alarm, relay, pulse maupun communication RS232 atau RS485. Sedangkan untuk jenis flow transmitter atau ultrasonic flow computer ada yang berjenis wall mount, pannel mount maupun pipe mount. Sedangkan untuk power suplai juga ada yang menggunakan AC 220 VAc maupun 24 Vdc

Info lebih lanjut product clamp on ultrasonic flowmeter silahkan click

Open Channel Flow Meter

Open channel flow meter adalah flow meter yang dapat diaplikasikan untuk mengukur aliran pada sistem saluran terbuka seperti pada kanal, sungai atau parit.
Pada dasrnya flow meter open chanel ini menghitung kecepatan aliran dengan mempertimbangkan ketinggian permukaan. Untuk pengukuran kecepatan aliran bisa menggunakan transittime flow meter atau Magnetic flow meter. Sedangkan untuk ketinggian permukaan aliran menggunakan ultrasonic level sensor
Penggabungan flow velocity dengan luas penampang bisa menghasilkan kapasitas aliran atau flow rate aliran dalam kanal.
Info lebih lanjut product  Open Channel Flow Meter silahkan click Product open channel flow meter 

wma flowliquid Updated at : 19.36

Flowmeter Portable Flowmasonic WUF100J

Flowmeter portable Flowmasonic WUF100J merupakan flow meters jenis ultrasonic yang sangat efektif guna mengukur kwalitas aliran suatu cairan dalam pipa.  Flow meter portable WUF 100J ini sangat mudah pengoprasiannya karena tidak perlu merusak baik memotong maupun melubangi pipa. Flowmasonic Portable flow meters ini sangat cocok untuk pekerjaan inspeksi, control, audit terhadap peralatan yangg berhubungan dengan kwalitas aliran suatu cairan dalam pipa hal ini dikarena flowmeter jenis portable ini mudah di bawa kemana mana.



Portable ultrasonic flow meter merupakan flow meter yang banyak di gunakan untuk inspeksi baik oleh QC, Maintenance, Engineer guna mengetahui debit fluida / flow rate. WUF 100J Flow meter portable mulai terkenal saat dikenalkanya flow meter jenis ultrasonic dimana cara penggunaan dan instalasinya cukup mudah dan cepat serta dapat dibawah kemana mana.

Flowmeter portable Flowmasonic WUF100J  ini menggunakan jenis clamp on flow meter dimana sensor atau sering di sebut dengan transducer ultrasonic cukup di clamp pada permukaan luar pipa, Karena prosesn insatlasi tanpa memotong pipa atau melubangi pipa maka biaya instalasi dari flow meter clamp on sangat murah dan cepat.

Untuk jenis flow meter portable ini sudah di lengkapi dengan data logger secara internal dan untuk power karena sifatnya portable biasanya menggunakan battery yang bisa di charge dan umumnya battery mampu bekerja pada waktu cukup lama diatas 5 jam.

Berikut performa dari flow meter portable flowmasonic wuf 100J :
  • Linearity       : 0.5%
  • Repeatability: 0.2%
  • Accuracy: ±1% of reading at rates>0.2 mps
  • Response Time: 0-999 seconds, user-configurable
  • Velocity: ±32 m/s
  • Pipe Size: 20mm-6000mm
  • Rate Units: Meter, Feet, Cubic Meter, Liter, Cubic Feet, USA Gallon, Imperial Gallon, Oil Barrel, USA Liquid Barrel, Imperial Liquid Barrel, Million USA Gallons. User configurable.
  • Totalizer: 7-digit totals for net, positive and negative flow respectively
  • Liquid Types: Virtually all liquids
  • Security: Setup values Modification Lockout. Access code needs unlocking
  • Display: 4×16 English letters
  • Communication Interface: RS-232C, baud-rate: from 75 to 57600. Protocol made by the manufacturer and  compatible with that of the FUJI ultrasonic flow meter. User protocols can be made on enquiry.
  • Transducers: Model M1 for standard, other 3 models for optional
  • Transducer Cord Length: Standard 2×10 meters, optional 2x 500 meters
  • Power Supply: 3 AAA Ni-H built-in batteries. When fully recharged it will last over 10 hours of operation.100V-240VAC for the charger
  • Data Logger: Built-in data logger can store over 2000 lines of data
  • Manual Totalizer: 7-digit press-key-to-go totalizer for calibration
  • Housing Material: ABS
  • Case Size: 210x90x30mm
  • Handset Weight: 514g (1.2 lbs) with batteries




wma flowliquid Updated at : 18.47

slide wiratama

test

wma flowliquid Updated at : 14.36

Portable Ultrasonic Flow Meters

Hand Held Ultrasonic flow Meters
TDS-100H Ultrasonic Flow Meters
Portable Flow Meters

The TDS-100H ultrasonic flow meter is designed to measure the fluid velocity of liquid within a closed conduit.  The transducers are a non-contacting, clamp-on type, which will provide benefits of non-fouling operation and easy installation. The TDS-100H transit time ultrasonic flow meter utilizes two transducers that function as both ultrasonic transmitters and receivers. The transducers are clamped on the outside of a closed pipe at a specific distance from each other.  The transducers can be mounted in V-method where the sound transverses the pipe twice, or W-method where the sound transverses the pipe four times, or in Z-method where the transducers are mounted on opposite sides of the pipe and the sound crosses the pipe once.  This selection of the mounting method depends on pipe and liquid characteristics.
The ultrasonic hand held flow meter operates by alternately transmitting and receiving a frequency modulated burst of sound energy between the two transducers and measuring the transit time that it takes for sound to travel between the two transducers.  The difference in the transit time measured is directly and exactly related to the velocity of the liquid in the pipe. 

TDS series Handheld Ultrasonic Flow Meters are based on clamp-on transit-time flow measurement principle. It measures the flow rate of liquid in a pipe from outside of the pipe by using a pair of ultrasonic transducers. In general, the liquid should be full in the pipe, and should contain very little particles or bubbles. It is applicable for water (hot water, chill water, city water, sea water, etc.); sewage; oil (crude oil, lubricating oil, diesel oil, fuel oil, etc.); chemicals (alcohol, acids, etc.); waste; beverage and liquid food, solvents and other liquids. TDS-100H handheld ultrasonic flow meter is a battery-powered ultrasonic flow meter with the capability of a full-size flow meter. It is carefully designed for portability and ease of use.

TDS-100H portable type ultrasonic flow meter adopts built-in chargeable nickel-hydrogen batteries, which can work for about 20 hour after fully charged. It adopts intelligence charging method. The operator should insert one end of the configured power wire into the AC 220V port of the right side of the machine, and inserts the other end into the electrical outlet (AC 220V), and then the charging operation could be finished. After connecting the wires, the red light on the keyboard of the machine will glitter , which means it’ s charging. When it is fully charged, the red light will turn to green. Then the operator can pull out the wires and put away for nest use.

Technical Specification:
Linearity: 0.5%
Repeatability: 0.2%
Accuracy: ±1% of reading at rates>0.2 mps
Response Time: 0-999 seconds, user-configurable
Velocity: ±32 m/s
Pipe Size: 20mm-6000mm
Rate Units: Meter, Feet, Cubic Meter, Liter, Cubic Feet, USA Gallon, Imperial Gallon, Oil Barrel, USA Liquid Barrel, Imperial Liquid Barrel, Million USA Gallons. User configurable.
Totalizer: 7-digit totals for net, positive and negative flow respectively
Liquid Types: Virtually all liquids
Security: Setup values Modification Lockout. Access code needs unlocking
Display: 4x16 English letters
Communication Interface: RS-232C, baud-rate: from 75 to 57600. Protocol made by the manufacturer and  compatible with that of the FUJI ultrasonic flow meter. User protocols can be made on enquiry.
Transducers: Model M1 for standard, other 3 models for optional
Transducer Cord Length: Standard 2x10 meters, optional 2x 500 meters
Power Supply: 3 AAA Ni-H built-in batteries. When fully recharged it will last over 10 hours of operation.100V-240VAC for the charger
Data Logger: Built-in data logger can store over 2000 lines of data
Manual Totalizer: 7-digit press-key-to-go totalizer for calibration
Housing Material: ABS
Case Size: 100x66x20mm
Handset Weight: 514g (1.2 lbs) with batteries


Typical Applications 
The TDS-100H portable ultrasonic flow meter can be virtually applied to a wide range of measurements. The measured pipe ranges 20-6000 mm [0.5 - 200 inch]. A variety of liquid applications can be accommodated: ultra-pure liquids, potable water, chemicals, raw sewage, reclaimed water, cooling water, river water, plant effluent, etc.   Because the instrument and transducers are non-contacting and have no moving parts, the ultrasonic flow meter can not be affected by system pressure, fouling or wear. Standard transducers are rated to 110 ÂșC.   Higher temperatures can be accommodated. For further information, please consult the manufacturer for assistance.

Data Integrity and Built-in Time-Keeper 
All user-inputted configuration values are retained in the built-in non-volatile flash memory that can store them for over 10 years, even if power is lost or turned off. Password protection is provided to avoid inadvertent configuration changes or totalizer resets.  A time-keeper is integrated in the ultrasonic flow meters for the index of date totalizing and works as the time base of flow accumulation. The Ultrasonic flow meters keeps operating as long as the battery’s terminal voltage is over 1.5V.  In case of battery failure, the time-keeper will not keep running and it will lose proper time values. The user must re-enter proper time values in case the battery becomes totally exhausted. An improper time value affects no other functions but the date totalizer.  

wma flowliquid Updated at : 05.54

Machanical Register Flow Meter

wma flowliquid Updated at : 05.52

Pertimbangan Memilih Type Flow Meter

Dasar Pemilihan Jenisflow meter yang benar adalah adalah pemahaman yang menyeluruh dan jelas tentang persyaratan aplikasi tertentu. Oleh karena itu, perlu waktu dalam mengevaluasi secara keseluruhan dari sifat fluida, proses dan oprasional.
Sebelum menentukan flow meter, juga disarankan untuk menentukan apakah informasi flow rate lebih berguna jika disajikan dalam massa atau unit volumetrik. Ketika mengukur aliran bahan kompresibel, aliran volumetrik tidak terlalu berarti kecuali kerapatan (dan kadang-kadang juga viskositas) adalah konstan. Ketika kecepatan (aliran volumetrik) cairan mampat diukur, kehadiran gelembung ditangguhkan akan menyebabkan kesalahan, karena itu, udara dan gas harus dihapus sebelum cairan mencapai alat flow meter. Di sensor kecepatan lainnya, liners pipa bisa menyebabkan masalah (ultrasonik), atau meter akan berhenti berfungsi jika bilangan Reynolds terlalu rendah.18c82-copyof20130724_110654
Langkah pertama dalam pemilihan sensor flow meter adalah untuk menentukan apakah informasi flow rate  harus terus menerus atau ditotal, dan apakah informasi ini diperlukan lokal atau jarak jauh. Jika jarak jauh, harus transmisi menjadi analog, digital, atau dibagi terhadap fungsi lainnya ? Karena itu perlu ditentukan sebagai acuan kita apasaja data minimal yang diperlukan. Setelah pertanyaan-pertanyaan ini dijawab, evaluasi sifat dan karakteristik aliran dari fluida proses, dan pipa yang akan menampung dipasang flow meter tersebut, harus berlangsung. Karena itu biasanya pihak manufacture dari flow meter menyiapkan form isian yang berupa pertanyaan yang harus dijawab sebelum mereka memberikan saran jenis dan installasi flow meter yang kita gunakan.
Jenis Cairan dan karakteristik aliran
Ada berbagai jenis fluida dengan karakteristik masing-masing yang perlu diketahui saat akan menentukan jenis flow meter serta persyaratan dari kecepatan aliran fluida seperti :
  • Besarnya tekanan pressure,
  • Besarnya temperature cairan,
  • penurunan tekanan yang disyaratkan,
  • Density cairan, viscosity dari fluida, konduktivitasnya, tingkat keasaman,
  • dan untuk uap perlu juga diketahui temperature kerjanya,  informasi tentang keselamatan atau toksisitas harus disediakan, data rinci tentang komposisi fluida, adanya gelembung/busa, soliditas (ukuran kasar atau lembut, partikel, serat), Perlu finishing jenis coating, dan kualitas tembus pandang / transmisi cahaya (buram, tembus atau transparan).?

 


Selain informasi diatas dalam menentukan jenis flow meter, juga perlu informasi adanya jalur pipa saat installasi seperti Apakah jalur aliran pipa dari flow meter dapat menimbulkan back pressure, apakah aliran dari fluida tidak selalu mengisi flow tube dengan penuh, apakah terdapat aliran lumpur yang dapat berkembang ( udara padat-cair), apakah ada aerasi atau adanya gelombang dalam aliran, apakah terjadi perubahan suhu secara mendadak atau mungkin perlu tindakan pencegahan yang perlu dilakukan saat dilakukan pembersihan dan pemeliharaan, Informasi-informasi lapangan seperti tersebut perlu di berikan.

Koneksi, Pipa dan Installasi Flow Meter

Saat melakukan pemasangan flow meter perlu dipertimbangkan bebarap aspek lokasiinstallasi flow meter seperti arah aliran hendaknya untuk fluida liquid hendaknya dihindar pemasangan flow meter posisi vertical dengan arah aliran turun/kebawah, size( ukuran diameter pipa ) Jenis bahan flow meter, jenis koneksi flow meter, adanya tekukan aliran, adanya valve, adanya getaran pada pipa, atau medan magnet yang terlalu besar, adanya jalur pipa lurus yang memadai untuk persyaratan pemasangan jenis flow meter tertentu serta perlu tidaknya kelas food grade. read more
Para Perencana dalam  menentukan jenis flow meter  harus tahu apakah ada getaran yang terlalu besar atau adanya medan magnet atau mungkin di daerah tersebut, apakah tersedia tenaga listrik atau hanya mengandalkan mekanik atau pneumatik, jika kawasan ini diklasifikasikan untuk daerah yang mudah terbakar atau mudah meledakatau jika ada persyaratan khusus lain seperti peraturan yang sesuai dengann sanitary atau tempat yang harus bersih.DSC_0058
 Langkah berikutnya adalah untuk menentukan rentang ukur yang dibutuhkan dengan mengidentifikasi arus minimum dan maksimum (massa atau volumetrik) yang akan diukur. Setelah itu, akurasi pengukuran aliran yang dibutuhkan ditentukan. Biasanya akurasi ditentukan dalam persentase membaca yang sebenarnya (AR), dalam persentase rentang dikalibrasi (CS), atau dalam persentase unit skala penuh (FS). Persyaratan akurasi harus dinyatakan secara terpisah di flowrates minimal, normal, dan maksimum. Kecuali jika kita tahu persyaratan ini, kinerja flowmeter Anda mungkin tidak dapat diterima selama rentang penuh.

Dalam aplikasi di mana produk yang dijual atau dibeli berdasarkan pembacaan meter, akurasi mutlak sangat penting. Dalam aplikasi lain, pengulangan mungkin lebih penting daripada akurasi mutlak.  Oleh karena itu, dianjurkan untuk menetapkan secara terpisah akurasi dan pengulangan persyaratan dari setiap aplikasi spesifikasi oleh aturan tertentu.



Ketika akurasi flowmeter dinyatakan dalam % CS atau unit % FS, kesalahan besar akan muncul jika flow rate mengalami penurunan secara drastis. Jika error pengukuran dinyatakan dalam % AR, error secara han secara absolut tetap sama pada kecepatan aliran yang maksimal maupun yang minimal. Karena skala penuh (FS) selalu merupakan jumlah yang lebih besar dari rentang dikalibrasi (CS), sebuah sensor dengan kinerja % FS akan selalu memiliki error yang lebih besar dari satu dengan spesifikasi % CS yang sama. Oleh karena itu, dalam rangka untuk membandingkan semua jenis yang ditawarkan, disarankan untuk mengkonversi semua angka error yang muncul ke dalam unit yang sama %AR.

Dalam mempersiapkan spesifikasi flow meter, semua informasi akurasi diubah menjadi unit % seragam AR dan ini % AR persyaratan yang ditentukan secara terpisah untuk arus minimal, normal, dan maksimum. Semua spesifikasi flowmeters dan tawaran ang diberikan  harus dengan jelas memberikan informasi baik akurasi dan pengulangan meter pada aliran minimum, normal, dan maksimum.

Jika terdapat kinerja flow meter yang telah cocok dan terdapat dua jenis flow meter yang berbeda type dimana jenis flow meter pertama memiliki bagian yang begerak sedangkan jenis flowmeter yang kedua tidak memiliki bagian yang bergerak, pilihlah satu jenis flow meter yang tidak mempunyai bagian yang bergerak. Flow meter dengan jenis Bagian yang bergerak akan mempunyai potensi sumber masalah, tidak hanya untuk alasan yang jelas keausan, pelumasan, dan kepekaan terhadap lapisan, tetapi juga karena bagian yang bergerak membutuhkan banyak ruang pemeriksaan bahwa kadang-kadang menimbulkan “selip” ke dalam aliran yang diukur. Bahkan dengan flow meter yang terawat dengan baik dan dikalibrasi, akan ada variasi flow yang tidak terukur akibat perubahan viskositas fluida dan suhu. Perubahan suhu juga mengubah dimensi internal meter dan sehingga dibutuhkan konpensasi.

Selanjutnya, jika seseorang bisa mendapatkan kinerja yang sama dari kedua flowmeter penuh dan sensor titik, umumnya disarankan untuk menggunakan jenis flowmeter tersebut. Karena sensor titik tidak melihat aliran penuh, mereka membaca secara akurat hanya jika mereka dimasukkan ke kedalaman di mana kecepatan aliran rata-rata dari profil kecepatan di seluruh pipa. Bahkan jika titik ini adalah sangat menentukan/penting pada saat kalibrasi, bukan tidak mungkin untuk tetap tidak berubah, karena profil kecepatan berubah dengan laju aliran, viskositas, suhu, dan faktor lainnya.

OLYMPUS DIGITAL CAMERA
Mengingat pertimbangan-pertimbangan ini, flowmeters massa, yang sensitif terhadap densitas, tekanan dan variasi viskositas dan tidak terpengaruh oleh perubahan bilangan Reynolds, harus disimpan dalam perencanaan. Juga sedikit sekali dimanfaatkan dalam industri kimia adalah berbagai flumes yang dapat mengukur aliran dalam pipa yang tidak penuh dan dapat melewati padatan yang mengambang atau settleable besar.
Dari pertimbangan tersebut dan sesuai dengan fungsi dan kondisi aplikasi lapangan maka kita diharapkan lebih tepat dalam memilih jenis flow meter yang akan kita pasang. Jenis flow meter apa yang kita butuhkan???
Apakah kita membutuhkan ultrasonic flow meter, clamp on flow meter, portable flow meter, magnetic flow meter, insertion flow meter, vortex flow meter  atau coriolis flow meter atau model lainnya, sehingga kita tidak salah mengeluarkan biaya investasi ( flow meter baru) dan baiay operasional ( mainenance cost).

wma flowliquid Updated at : 09.14